Uncategorized

Meneladani Integritas Nabi Muhammad SAW di Peringatan Maulid 1443 H dan Hari Santri 2021

Maulid Nabi adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Masyarakat Muslim di Indonesia umumnya menyambut Maulid Nabi dengan mengadakan perayaan-perayaan keagamaan seperti pembacaan shalawat nabi, pembacaan syair Barzanji dan pengajian. Menurut penanggalan Jawa, bulan Rabiul Awal disebut bulan Mulud, dan acara Muludan juga dirayakan dengan perayaan dan permainan gamelan Sekaten.

                MAN 1 Brebes pun dalam memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW  dan hari Santri 2021 turut memeriahkan melalui kegiatan pengajian secara daring melalui channel youtube man1brebes di acara live streaming. Kegiatan berlangsung di masjid Nurul Ilmi MAN 1 Brebes tanggal 22 Oktober 2021 dihadiri oleh Pengurus Komite ,seluruh dewan guru dan staf Tata Usaha MAN 1 Brebes serta  siswa- siswi perwakilan. Acara dimulai  pukul 08.00 WIB s.d. selesai sedangkan seluruh siswa lainnya menyimak dari rumah masing-masing dan sebagai bukti kehadiran, siswa diwajibkan live chat dan meresum kegiatan ini kemudian hasilnya diserahkan kepada masing-masing walikelasnya.

                Acara dimulai dengan pembacaan ayat Suci Al Quran, sambutan Kepala MAN 1 Brebes dan uraian hikmah Maulid Nabi  dan hari Santri serta doa oleh Edi Kusnandi yang merupakan alumni MAN 1 Brebes tahun 1997 yang saat ini berprofesi di KUA Kemenag.

                Dalam uraian hikmahnya Edi Kusnandi  mengemukakan tentang pentingnya  menanamkan akhlakul karimah dalam diri kita seperti yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW.  Meski dihujat janganlah dibalas dengan perbuatan yang sama serta bagaimana merefleksi  bukti kecintaan kita kepada nabi Muhammad SAW yaitu dengan cara rela berkorban, banyak menyebut namanya dan selalu ada kesesuaian antara ucapan dan perbuatan. “ Inilah bukti integritas yang dimiliki nabi Muhammad SAW yang patut kita teladani”, tuturnya.

                Menurut Ketua Penyelenggara, Nur Azizah,  kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini  sama dengan penyelenggaraan tahun 2020 dan berbeda dengan peringatan dua tahun sebelumnya. Biasanya setiap tahun peringatan maulid Nabi dimeriahkan dengan kegiatan lomba antarkelas. Masing-masing kelas menyuguhkan kekreativitasannya dari cara mendesain kelas layaknya pengajian Akbar, siswa juga mendesain acara sedemikian rupa termasuk performa pengisi acaranya. Namun mengingat kondisi saat ini yang belum membaik karena Covid-19 maka kegiatan rutin keagamaan tersebut ditiadakan dan diganti dengan pengajian via live streaming tanpa mengurangi kekhidmatan makna maulid.

                Dalam sambutannya Kepala MAN 1 Brebes, Akhmad Najid mengingatkan agar jangan melupakan sejarah. Belajar agama harus di bawah bimbingan guru serta ajakan untuk menjaga ukhuwah sesuai dengan tema yang dipilih, menjalin ukhuwah, menebar berkah, menuai jannah.      

                Sementara itu melalui mauidhoh hasanahnya, Edi Kusnandi pun mengajak kepada generasi  muda untuk tidak tersesat saat belajar agama dan jadilah generasi yang paham sejarah agama dan bangsanya agar tidak tersesat apalagi terpapar (terjangkit paham radikalime)

                Menurutnya, selain itu terkait dengan peringatan hari Santri, Edi Kusnandi mengajak kepada seluruh siswa-siswi MAN 1 Brebes untuk selalu menjadi anak yang berguna, berilmu, berakhlak, beriman, hormat dan patuh kepada orang tua dan guru.            

                Dari dua peringatan penting ini Edi Kusnandi berpesan untuk  rajin membaca Al Quran, rajin salat wajib maupun sunah dan agar tetap menjadi anak yang sholeh/sholikhah.

                “Mari teladani integritas Nabi Muhammad SAW dengan cara merubah pemikiran agar selalu bekerja keras,tekun,  cerdas, ikhlas, kreatif dan penuh semangat”, ujar  Edi Kusnandi mengakhiri uraian hikmahnya.

(AE+ Kru Al Fath))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: